Thursday, April 22, 2010

10 Sikap Hidup Bahagia


1. Lepaskanlah Rasa Kuatir & Ketakutan.

Ketakutan & kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yg blum tentu terjadi, kebanyakan hal-hal yg Anda kuatirkan & takutkan tak pernah terjadi ! It's all only in your mind.

2. Buanglah Dendam.

Dendam & Amarah yg disimpan hanya akan menyedot energi diri Anda & hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH !!

3. Berhentilah Mengeluh.

Mengeluh berarti selalu tak menerima apa yg Ada saat ini, secara tak sedar Anda membawa-bawa beban negatif.

4. Bila Ada Masalah, Selesaikan Satu Persatu.

Hanya inilah cara menangani setiap persoalan satu demi satu.

5. Tidurlah Dgn Nyenyak.

Semua masalah tak perlu dibawa tidur. Hal tersebut buruk & tak sehat, biasakanlah tidur dgn nyaman.

6. Jauhi Urusan Orang Lain.

Biarkan masalah orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya.

7. Hiduplah Pada Saat ini, Bukan Masa Lalu.

Nikmati masa lalu sebagai kenangan,Jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini, karena apa yang Anda miliki adalah saat ini, bukan kemarin, bukan besok.
"Be totally present"

8. Jadilah Pendengar Yg Baik.

Saat menjadi pendengar, Anda belajar & mendapatkan ide-ide baru berbeda dari orang lain.

9.Berpikirlah Positif.

Rasa frustasi datang dari pikiran negatif. Kembalilah berpikir positif. Bertemanlah dgn orang-orang yang berpikiran positif & terlibatlah dengan kegiatan-kegiatan positif.

10. Bersyukurlah.

Bersyukurlah atas hal-hal kecil yg akan membawa Anda pada hal-hal besar. Sekecil apapun karunia yang Anda terima,akan menghasilkan hal-hal besar & slalu membawa Anda kepada Kebahagiaan saat Anda bersyukur.

------------------------------------------
Dikutip dari milis Inspirasi Indonesia

Bebaskan diri kita dari sampah kehidupan


Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yg benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dr tempat parkir tepat di depan kami.

Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tsb mengeluarkan kepalanya & memaki ke arah kami.

Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dengan sikapnya yg bersahabat.

saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!"

Saat itulah saya belajar dr supir taxi tersebut mengenai apa yg saya kemudian sebut
"Hukum Truk Sampah".

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dgn semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat utk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.

Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup. Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan.

Intinya, orang yg sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.

Hidup ini terlalu singkat utk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka kasihilah orang yg memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yg tidak.

Hidup itu 10% mengenai apa yg kau buat dengannya dan 90% ttg bagaimana kamu MENYIKAPINYA ....

U CHOOSE TO BE HAPPY OR GRUMPY ..
IT'S JUST A MATTER OF CHOICE !!!

Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi ttg bagaimana belajar menari dalam hujan.
Selamat menikmati hidup yang diberkati & bebas dari "sampah"

--------------------------------
Dikutip dari milis Inspirasi Indonesia

Morning Greeting with Warmly Smile

Masih dalam upaya melakukan hal-hal kecil untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global. Kemarin malam aku menemukan hal kecil lagi yang bisa kita lakukan, yaitu menyapa orang-orang di pagi hari dengan senyuman yang hangat.

Wah, memang apa ngefeknya ya?

Pertama kali aku juga mikir seperti itu. Mang ngefek? Masa menyapa saja bisa menyelamatkan dunia dari bahaya pemanasan global?

Tapi setelah aku berpikir dan mencari berbagai artikel di internet mengenai efek menyapa dan senyuman, akhirnya aku menemukan benang merahnya. He he, kok jadi kebiasaan ya. Keluar ide dulu tapi baru cari alasan logis dibalik ide itu.

Well, aku hanya mempercayai cara otakku bekerja saja. Dia tau apa yang terbaik, tapi kadang dia tidak memberitahu kita banyak alasan tentang hal itu semua. Seperti punya six sense aja.

Ok, balik dengan hal kecil kita. Mengapa menyapa orang di pagi hari dengan senyuman hangat bisa menyelamatkan dunia dari pemanasan global.

Begini alasan logisnya. Saat kita menyapa orang, sebenarnya yang kita lakukan adalah kita menerima kehadiran orang itu ada, kita memberikan arti penting terhadap orang yang kita sapa. Dan jika ditambah dengan senyuman yang hangat, maka secara tidak langsung mengatakan ke orang yang kita sapa kalau kita ingin bersahabat, ingin mengenal anda dengan lebih baik.

Jika kita sudah mengenal orang itu, berarti kita menunjukkan bahwa aku tidak ada niat jahat atau perasaan jelek kepadamu. Soalnya pada umumnya, kalau orang tidak akur atau lagi bertengkar biasanya mereka tidak bertegur sapa.

Saat kita memberikan senyum kepada orang lain, secara tidak sadar kita telah memberikan mereka sebuah energi posituf untuk mengawali hari. Dan setiap orang yang menerima senyum kita pasti akan membalas senyum kita juga. Di dalam ilmu biologi menyebutkan, kalau kita sedang tersenyum. Di dalam otak kita akan mengeluarkan semacam enzim yang akan membuat kita merasa nyaman.

Wow, sungguh amazing bukan efeknya.

Dari perasaan nyaman yang ditimbulkan dari menyapa dengan senyuman itu akan membuat efek yang luar biasa bagi kita dan orang yang kita sapa tadi. Di pagi ini, kita akan bekerja dengan rasa yang gembira, tidak ada waktu yang hilang karena kualitas pekerjaan kita yang rendah. Karena saat kita enjoy dengan diri kita, maka kita akan mengerjakan pekerjaan kita dengan enjoy dan tanpa beban. Sehingga pekerjaan kita bisa berjalan dengan mulus dan kecil kemungkinan terjadi kesalahan. Dan kalaupun ada, maka kita akan dengan sigap membetulkan kesalahan itu tadi.

Sehingga waktu kerja kita akan jadi efektif dan effisien. Lalu bayangkan apa yang terjadi dengan orang yang kita sapa tadi? Pastinya dia akan merasakan hal yang sama dengan kita.

Lalu apa yang terjadi jika banyak orang yang kita sapa?

Wow, hasilnya akan dahsyat. Banyak waktu yang terpakai dengan baik. Energi yang digunakan menjadi sangat produktif. Kecil yang terbuang percuma. Jadi pada akhirnya kita menghemat energi untuk melakukan hal yang percuma. Dan kita telah membantu untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global

Bagaimana menurutmu?

Menyelamatkan bumi dari global warming

Global warming!

Wow, kalau membayangkan ngeri juga ya. GLOBAL WARMING. Di berbagai belahan dunia sekarang, banyak yang memikirkan dan mengupayakan bagaimana supaya global warming atau pemanasan global ini tidak menjadi semakin parah.

Perusahan global seperti Toyota dan Apple sudah memulainya dengan menghadirkan produk yang ramah lingkungan. Seperti Toyota hybrid yang menggunakan baterai dan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Apple juga merancang produknya untuk semakin hemat listrik.

Lalu bagaimana dengan kita?

Jangan membayangkan kalau membantu menyelamatkan dunia dari pemanasan global hanya dengan menanam sejuta pohon saja. Bukan hanya itu, aku menemukan banyak hal yang bisa kita lakukan.

Salah satu diantaranya adalah berangkat ke kantor lebih pagi.

Lho apa hubungannya dengan berangkat pagi dengan pemanasan global?

Begini, bayangkan apabila kita berangkat ke kantor lebih pagi. Waktu kita mengendarai kendaraan, kita jadi lebih santai dan tidak tergesa-gesa. Kita memacu kendaraan kita dengan santai dan konstan. Dan itu adalah cara mengemudi yang hemat bahan bakar. Hemat bahan bakar berarti lebih sedikit CO2 yang terbang ke atmosfir. Jadinya kita mengurangi emisi CO2 yang terdapat di udara. Dan bisa ditebak, kita telah berkontribusi untuk tidak menambah kandungan CO2 terlalu banyak di atmosfir.

Tidak hanya itu, dengan berangkat lebih pagi, berarti kita akan lebih siap untuk memulai pekerjaan daripada kita datang pas pada waktunya. Biasanya kita membutuhkan waktu ±15 menit untuk bisa langsung tune in ke pekerjaan kita. Dengan berangkat lebih pagi, kita bisa tune in lebih awal. Jadi pada waktu jamnya bekerja, kita telah melakukan perkerjaan kita. Berarti kita menghemat ±15 menit dan menggunakan waktu itu untuk hal yang lebih produktif.

Selain hemat waktu, kesigapan kita dalam merespon pekerjaan menjadi lebih cepat. Dengan begitu kerja kita akan menjadi lebih efektif dan effisien. Tidak ada waktu yang percuma dan setiap energi yang dikeluarkan untuk komputer, AC, dan telepon menjadi lebih produktif dan tidak ada energi yang terbuang dengan percuma. Sama seperti peralatan listrik yang hemat energi. Kita juga telah melakukan penghematan energi dengan melakukan kegiatan yang lebih produktif.

Bagaimana menurutmu?

Join with me? Melakukan hal kecil untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global?

Friday, April 9, 2010

bekerja keras saja kurang untuk mencapai kesuksesan


Bekerja keras itu adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mencapai sukses. Tapi yang tidak kalah pentingnya, kita juga harus melakukan kerja keras kita dengan benar juga. Kadang-kadang banyak orang yang bekerja keras luar biasa pada cara, tujuan atau pendekatan yang salah, sehingga tidak pernah sukses dan pada akhirnya putus asa.

Kalau orang bilang practice makes prefect, tetapi kalau imperfect practice (practice yang tidak benar) yang anda lakukan, maka hasinya tidak akan pernah perfect. Ada sesuatu yang lebih dari sekedar bekerja keras. Tapi bekerja dengan smart, atau smart working.

Merenungkan keputus-asaan


Alkisah, ada seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup.

Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

“Tuhan,” katanya. “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?”

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”.

“Ya,” jawab pria itu.

“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

“Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.

Tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah,” kataNya.

“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.

Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.

Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada pria itu.

“Tahukah kamu, anak-Ku, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”

“Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu.”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”
“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi"

--------------------------
dikutip dari milis Inspirasi Indonesia

Ketika menerima sesuatu yang buruk, ingatlah saat-saat ketika kita menerima yang baik


Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam : US Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975).
Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.
Seorang penngemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"
Ashe menjawab, "Di dunia ini ada 50 juta orang yang ingin bermain tenis,
Diantaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis,
500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional,
50 ribu datang ke arena untuk bertanding,
5000 mencapai turnamen Grandslam,
50 orang berhasil sampai ke Wimbledon ,
4 orang berlaga di semifinal,
Dan hanya dua orang yg berlaga di final.
Ketika saya menjadi juara dan mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan : "Mengapa saya?",
Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan : "Mengapa saya?"
Sadar atau tidak, kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal-hal baik dalam hidup ini : kesuksesan, karier yang mulus, kebahagiaan dan kesehatan.
Ketika yang kita terima justru sebaliknya : penyakit, kesulitan, penderitaan dan kegagalan, seringkali kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan.
Tetapi tidak demikian. Ashe berbeda dengan kebanyakan orang. Itulah cerminan hidup beriman : tetap teguh dalam pengharapan, walau ada beban hidup yang menekan.
Ketika menerima sesuatu yang buruk, ingatlah saat-saat ketika kita menerima yang baik.
A winning horse doesn't know why it runs the race.
It runs because of beats & pain.
Life is a race, God is your rider.
So if u are in a pain, then think this :
GOD WANTS YOU TO WIN.
-------------------------
dikutip dari milis Inspirasi Indonesia

Optimis dan Pesimistis

Sebuah perusahaan pakaian dlm wanita mengirim 2 org Salesman ( si A & si B ) ke AFRIKA utk memasarkan BH.
Setibanya di Afrika mereka terkejut melihat kenyataan pada saat itu, dimana para wanita di Afrika tidak memakai BH. Maka ke 2 nya segera mengirimkan laporan masing2 kepada bossnya.
Laporan si A :
Boss saya sudah di Afrika & ternyata wanita di Afrika tidak pakai BH, jadi mustahil kita bisa pasarkan BH disini boss !
Laporan si B :
Boss saya sudah di Afrika & ternyata wanita di Afrika tidak pakai BH, jadi kita bisa secepatnya mem-BH-kan semua wanita disini.
Dari cerita itu kita bisa melihat 2 type manusia :
  • si A adalah orang yang Pesimis, sedangkan si B adalah orang yang Optimis.
  • Meski produk yg akan dijual sama, tempatnya sama dan keadaannya sama; namun cara pandang yg berbeda akan memberikan respon & hasil yg berbeda. Karena kata-kata yang ada di kepala dan digunakan juga berbeda.
Kecenderungan manusia biasanya melihat suatu keadaan hanya sebagai suatu kesulitan, karena persepsi negatif.
Itulah sebabnya banyak orang sulit mendapat kesempatan baik utk kemajuan hidupnya, karena sudut pandang negatif.
"Orang PESIMIS melihat kesulitan dlm setiap kesempatan; sementara orang OPTIMIS melihat kesempatan dlm setiap kesulitan."
•Winston Churchill
Jadilah org optimis, maka seburuk apapun keadaan, sesulit apapun situasinya, seberat apapun masalahnya; Tetap ada kesempatan baik utk mendapatkan kemajuan.
Percayalah, dibalik setiap kesulitan terdapat kemudahan
----------------
dikutip dari milis Inspirasi Indonesia

Wednesday, April 7, 2010

menjual es tebu di pinggir jalan dengan harga dua kali lipat, porsinya lebih sedikit dan laris?

Siang hari di saat terik matahari, sangat nikmat jika meneguk es tebu. Pasti sangat segar dan bikin hati lebih plong. Biasanya aku membayar Rp 1500 untuk segelas es tebu di pinggir jalan. Wah sangat terjangkau bukan.

Suatu hari aku di ajak adikku untuk membeli es tebu di Taman Bungkul Surabaya. Katanya es tebu yang di sini lebih enak dari yang biasanya aku beli. Karena penasaran, aku mengiyakan ajakan adikku.

Setibanya di sana, aku harus mengantri untuk menikmati segelas es tebu. Wah gila bener ini yang jual. Pasti enak sekali. Setelah beberapa lama mengantri, akhirnya tiba juga es tebunya. Warnanya hijau, seperti warna tebunya. Beda dari es tebu warna coklat yang biasa aku minum.

Tapi aku sedikit dongkol juga, isinya lebih sedikit dari yang biasa aku beli. Tapi setelah aku minum, memang rasanya juga nggak terlalu enak-enak banget, tapi cukup khas. Dan aku harus mengeluarkan Rp 4000 untuk segelas es tebu. Lebih mahal 2 kali lipat dari biasanya, lebih malah.

Kok bisa ya, menjual es tebu di pinggir jalan dengan harga lebih dari dua kali lipat, porsinya lebih sedikit dan laris?

Apa rahasianya??

Setelah bertanya-tanya dengan penjual, adikku serta pembeli yang lain. Dan mengamati dengan seksama, akhirnya aku menemukan jawabannya.

Sebenarnya rahasianya ada pada tag line-nya. “Rajanya Tebu – Es Tebu Murni”. Sebuah differensiasi yang unik dan memiliki nilai jual yang lebih. Sebagian besar pembeli mengatakan membeli es ini karena memang murni dari tebunya asli. Tidak ada penambahan obat gula / gula dan air. Jadinya kalau mengkonsumsi es tebu ini lebih sehat.

Differensiasi ini di dukung oleh servis yang cukup smart dari penjualnya. Jadi dalam menyajikan es tebu, penjual menggiling dulu tebunya di depan pembeli. Secara tidak langsung menguatkan pembeli kalau es tebu yang mereka minum benar-benar murni. Tidak hanya itu, kesan bersih dan higienis juga ditonjolkan oleh penjualnya. Hal ini dapat dilihat dari cara penjual menggiling tebunya dan bagaimana tempatnya dijaga selalu bersih.

Aku lalu menyimpulkan, kalau kita dapat menjual barang yang sama tapi dengan harga yang lebih tinggi dengan melakukan differensiasi yang jelas. Dan didukung pula oleh servis yang menguatkan differensiasi tersebut.

Bagaimana pendapatmu?

Tentang Penulis


Sesuatu yang kecil, kalau di kerjakan secara serius akan menjadi besar.

Kadang kita tidak menyadari, bahwa sesuatu yang besar selalu lahir dari suatu yang kecil. Pohon jati yang menjulang sampai puluhan meter, itu berasal dari benih yang tidak lebih besar dari buah jeruk.

Jadi jangan meremehkan hal yang kecil.

Menulis di blog yang kecil ini bukanlah suatu yang besar. Tapi aku ingin dengan blogku yang kecil ini, aku ingin turut serta membantu mewujudkan dunia menjadi tempat yang lebih baik lagi untuk di huni. Tidak hanya untukku pribadi, tapi juga untuk orang-orang di sekitarku dan untuk semua umat manusia yang hidup di dunia.

Di blog ini aku ingin membagikan pengalaman, pandangan, pemikiran tentang segala apa yang aku lihat, dengar dan rasakan. Semoga blog yang kecil ini bisa membantu. Menghilangkan semua penat yang ada. Membangkitkan semua energy yang ada. Membantu orang lain meraih impiannya.

Untuk itu, aku selalu memacu diriku untuk tidak pernah menyerah dan takut untuk hidup. Dengan begitu aku bisa menginspirasi orang untuk terus berjuang dan bersemangat mewujudkan mimpi-mimpi.

Aku selalu ingat, KFC yang melegenda itu, bermula dari seorang veteran yang ingin menjual ayam goreng buatannya dari pintu ke pintu. Dan tidak semua orang mau membelinya. Tapi Kolonel sanders tidak pernah menyerah dan terus melakukan inovasi-inovasi. Bahkan Google yang menjadi raja search engine di internet, bermula dari keinginan kecil dua orang mahasiswa untuk mencari file yang ada di jaringan kampusnya dengan mudah. Akhirnya dengan ketekunan dan keseriusan, mereka akhirnya bisa membuat Google menjadi perusahaan raksasa di bidang informasi.

Semoga blog ini menjadi besar dan bisa bermanfaat bagi kita semua.